Sejarah Desa
SEJARAH DESA PA'RUPAI
Sejarah desa pa'rupai tidak telepas dari adat istiadar dayak lundayeh yang melekat sejak dahulu, yang pada umumnya tinggal di rumah panjang ( Roma' Kadang ). Rumah panjang tersebut memang dirancang sedemikian rupa dengan tiang-tiangnya yang berdiri kokoh dan ketinggianya dari permukaan tanah kurang lebih dari 3 sampai 4 meter sehingga menampung beberapa keluarga beserta anggota keluarganya, Rumah yang Mereka dirikan harus memperhitungkan factor ketahanannya, disebabkan karena hidup mereka menetap tidak seperti suku lainnya yang berpinda-pindah. Hal ini dikarenakan keseharian mereka hanyalah menggarap sawah. Kononnya dengan menghuni rumah yang tiangnya tinggi, kehidupan, kehidupan mereka semakain aman dan nyaman dari seragam musuh dan binatang buas.
Asal mula Nama desa pa'rupai Berasal dari Nama Aliran sungai ( Pa') Rupai Dimana daerah tersebut sangat subur sehingga beberpa kepala keluarga tinggal dan menetap di daerah aliran sungai tersebut. Daerah itu kemudian di kenal dengan nama kampung, Kampung pa'rupai yang diketahui atau dipimpin oleh seorang ketua kampung
Pada tahun 1978 daerah itu terpaksa di tinggalkan oleh karena program dari pemerintah kecamatan krayan pada saat itu, Maka 4 Kampung yang berdekatan tersebut di jadikan dalam satu lokasi yakni lokasi long midang. Namun nama pa'rupai tetap di bawa sehingga berubah menjadi desa pa'rupai, sedangkan daerah yang ditinggalkan tetap menjadi hak ulayat adat masyarakat, namun nama-nama daerah berubah menjadi Lemesan pa'rupai ( Lemesan = tanah yang di tinggalkan ). Lemesan pa'rupai tersebut tetap ada sisa-sisa buah yang di tanam oleh masyarakatnya, namun tidak sebanyak pada saat itu.